Intermezzo

Few months ago, gue sempat melakukan perjalanan dinas ke makassar. Karena meeting-nya dimulai pagi, maka berangkatlah gue ke makasar dengan penerbangan pagi-pagi buta. Fortunately, gue bisa menyaksikan matahari terbit di tengah-tengah penerbangan gue (meskipun dengan mata kicer dan sipit masih amat sangat mengantuk). Sempat foto-foto segala malahan. Bodo amat deh gue diliatin penumpang lain (mungkin mereka pikir gue orang norak darimana gitu kali ya), tapi pemandangannya emang bagus banget. Mulai dari langit, awan, sampai mataharinya. Apalagi makassar letaknya lumayan deket sama khatulistiwa, jadi bener-bener keliatan semburat kuning-orange waktu matahari-nya mau terbit. Beberapa ada yang gue edit terus langsung upload ke instagram. Haha. Sok gaul. I know :p

One thing that cross my mind is, gila ya Tuhan itu hebat banget. Melihat secara langsung karunia-Nya dari dekat itu rasanya luar biasa banget loh. Dan di situlah kita baru akan sadar betapa kecil dan powerless-nya kita dibandingkan Ia dan segala ciptaan-Nya 🙂

in searching of Sunrise
in searching of Sunrise
Too Soon to Say 'Goodbye'
Too Soon to Say ‘Goodbye’
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s